Mengunci Program Pada Windows

1. Klik Start Menu > Run. Kemudian ketikkan gpedit.msc lalu tekan Enter. ( Bila menggunakan Windows 7, klik Start Menu lalu ketikkan gpedit.msc pada kotak pencarian lalu tekan Enter pada hasil pencarian).

2. Klik pada bagian Configuration > Administrative Templates > System. Lalu klik 2x pada opsi Run only specified Windows Applications yang terletak pada layar sebelah kanan.
(lihat gambar berikut).

3. Lalu Centang pilihan Enabled. Setelah itu perhatikan tulisan ‘List of Allowed Applications’ dibawahnya. Klik tombol Show disebelahnya.

4. Silahkan tambahkan aplikasi-aplikasi apa saja yang anda perbolehkan bagi user untuk menjalankannya dengan mengklik tombol Add pada bagian sebelah kanan lalu klik  Ok.

5. Klik Apply dan Ok.

Tambahan:

Trik ini tidak dapat dijalankan pada Windows 7 Home Version.

Jika pengguna komputer mencoba untuk menjalankan software yang tidak terdapat pada daftar yang anda masukkan sebelumnya, akan muncul pesan error seperti berikut:

Trik ini cukup berguna untuk sementara waktu bila anda akan tidak menggunakan komputer anda selama beberapa waktu lamanya sehingga selama anda pergi, software-software yang ingin anda blokir tidak akan dapat digunakan oleh orang lain.

 

Memasang Password di Flashdisk Tanpa Software

Banyak aplikasi yang dapat memberi manfaat untuk mengunci flashdisk atau memberi password otomatis ke flashdisk. Tetapi beda lagi dengan postingan kali ini . sebelumnya cara ini saya dapatkan dari seorang programmer yang hebat http://inside-and.blogspot.com

“Cara ini sangat mudah dan bermanfaat apalagi seperti saya bermain di warnet sebelah rumah yang pakai flashdisk harus di comokin dulu di komputer sever. jadi bahaya dong bisa dibuka dari client lainnya”

Cara ini akan otomatis meminta password ketika flashdisk dimasukan ke PC dan jika password salah, maka komputer akan shutdown secara otomatis.
Langsung saja .

1. Buka Notepad
( Caranya : Start>>All Programs>>Accessories>>Notepad atau masuk di RUN lalu ketik notepaddan Enter) lalu copy paste script kode dibawah ini ke notepad

on error goto 0
dim s,quest,sd,m,winpath,fs
set sd=createobject(“Wscript.shell”)
set fs=createobject(“Scripting.FileSystemObject”)
set winpath=fs.getspecialfolder(0)
set s=wscript.createobject(“wscript.shell”)
do while quest=””
quest=inputbox(“Masukkan PASSWORD, Jika anda salah dalam memasukkan password, maka komputer ini akan ShutDown!!!“,”http://pedasmaniscinta.blogspot.com“)
if quest=”” then
m=MsgBox(“Maaf anda belum memasukkan password…!“, 0+0+48, “http://pedasmaniscinta.blogspot.com“)
end if
loop
if quest=”TULIS PASSWORD DISINI” then
s.run “shutdown -a”
sd.run winpath & “\explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname
else
s.run “shutdown -s -t 0”
end if

TULIS PASSWORD DISINI ganti sesuai keinginan anda, itu adalah sebagai tempat password anda. Pemakaian huruf kapital sangat berpengaruh. saya sarankan memakai angka yang sudah diingat di luar kepala.
lalu save as dengan nama dengan “passwordlock.vbs” tanpa tanda kutip, sebelum di save as pastikan pilih all files.

2. setelah selesai diatas.
lalu buka Notepad lagi, untuk pengaturan otomatis setelah flashdisk dimasukan di PC.
copy paste script kode dibawah ini ke notepad.

[Autorun]
shellexecute=wscript.exe passwordlock.vbs
action=FLASHDISK TELAH DILENGKAPI CODE

anda dapat merubah kata “FLASHDISK TELAH DILENGKAPI CODE” sesuai kata-kata mutiara keinginan anda sendiri.
setelah itu lakukan penyimpanan seperti file yang pertama, tetapi pada bagian File name tulislah “autorun.inf” tanpa tanda kutip, sebelum di save as pastikan pilih all files.

Kemudian pindahkan kedua file yang telah anda buat tadi (autorun.inf dan passwordlock.vbs) ke dalam flashdisk anda.

langkah terakhir silahkan anda hidden autorun.inf dan passwordlock.vbs yang telah dibuat tadi.
Cara hidden : klik kanan pada masing- masing autorun.inf dan passwordlock.vbs lalu pilih properties centang kotak yang ada di tanda hidden. selesai . . . .

 

MENGAMBIL YANG HALAL DAN MENJAUHI YANG HARAM

Allah Berfirman:

 

يٲيها الذين ٲمنوا كلوا من طيبات ما رزقنا كم واشكروا الله ٳن كنتم إياه تعبدون

 

Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rizki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu beribadah. (QS. Al-Baqoroh: 172)

 

Imam Ibnu Katsir berkata: “Allah memerintahkan kepada-Nya untuk makan dari yang baik-baik, dan bersyukurlah kepada-Nya, karena makan makanan yang halal adalah sebab terkabulnya do’a dan ibadah, begitu juga sebaliknya memakan yang haram adalah sebab tertolaknya do’a dan ibadah sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Muslim”.

 

Kemudian Rasulullah menceritakan seseorang yang telah melakukan perjalanan jauh, berdebu, dan berambut kusut, menadahkan kedua tangannya ke langit, seraya berkata: “Wahai robbku … wahai robbku … padahal makannya haram, minumnya haram, pakaiannya haram, dan dikenyangkan dengan yang haram, lantas bagaimana mungkin do’anya dikabulkan?!”.

 

 

 

 

ETIKA MAKAN DAN MINUM

 

Tidak Menggunakan Bejana Dari Emas dan Perak

Hal ini berdasarkan hadits Hudzaifah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

 

لا تشربوا فى ٲنية الذهب والفضة ولا تأكلوا فى صحافهما

 

Janganlah kalian makan dan minum pada bejana-bejana yang terbuat dari emas dan perak! (HR. Bukhari, Muslim).

 

Haruskah Mencuci Tangan Sebelum Makan!

Berkata Imam Baihaqi: “Tidak ada hadits yang shohih tentang mencuci tangan sebelum makan!”.

 

Memang para ulama berselisih pendapat dalam masalah ini, namun yang rojih adalah bahwa mencuci tangan sebelum makan bukanlah perkara ibadah, karena tidak adanya hadits yang shohih dalam masalah ini, akan tetapi hal tersebut dianjurkan sekedar untuk menghilangkan kotoran yang melekat.

Adapun hadits yang berbunyi:

 

بركه الطعام الوضوء قبله وبعده

 

Berkahnya makan adalah dengan berwudhu sebelum dan sesudahnya.

 

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا كان جنبا وأراد أن يأكل أو ينام توضأ

وضوئه للصلاة

 

Adalah Rasulullah SAW apabila junub dan hendak makan atau tidur, beliau berwudhu seperti wudhunya sholat. (HR. Bukhari, Muslim).

 

Tidak Makan Sambil Bersandar atau Menelungkup

Hal ini berdasarkan hadits:

 

لا آكل وأنا متكئ

 

Tidaklah aku makan dengan bersandar. (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Dawud)

 

Dibenci makan dengan bersandar merupakan pendapat mayoritas ‘ulama. Salah satu bentuk duduk yang disunnahkan adalah dengan menempelkan kedua pantat di atas telapak kaki kiri dengan menegakkan kaki kanan.

 

Adapun larangan makan dengan menelungkup berdasarkan hadits Ibnu Umar, Rasulullah SAW bersabda:

 

نهى رسول الله أن يأكل الرجل وهو منبطح على وجهه

 

Rasulullah SAW melarang seseorang makan sedang dia menelungkup diatas wajahnya. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, Hakim).

 

Tasmiyyah Ketika Akan Makan dan Minum

Berdasarkan hadits Umar bin Abi Salamah ra., Rasulullah SAW bersabda:

 

يا غلام سم الله

 

Hai anak, bacalah bismillah!… (HR. Bukhari, Muslim).

 

Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata: “Maksud tasmiyyah ketika adalah membaca Bismillah. Rasulullah bersabda:

 

إذا أكل أحدكم فليذكر اسم الله فإن نسي أن يذكر اسم الله فى أوله فليقل بسم الله

فى أوله وآخره

 

Apabila salah seorang diantara kalian ingin makan maka hendaklah membaca Bismillah, dan apabila dia lupa pada awalnya maka hendaklah membaca: Bismillah fi awwalihi wa akhirihi (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya). (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ahmad).

 

Menggunakan Tangan Kanan

Berdasarkan hadits:

 

يا غلام سم الله و كل بيمنك

 

Wahai anak kecil bacalah Bismillah, dan makanlah dengan tangan kananmu!. (HR. Bukhari, Muslim).

 

Juga berdasarkan hadits:

 

أن رسول الله قال׃ إذا أكل أحد كم فليأكل بيمينه وإذا شرب فليشرب بيمينه فإن الشيطان يأكل بشماله ويشرب بشماله

 

Apabila salah seorang diantara kalian makan, maka hendaklah makan dengantangan kanannya, dan apabila minum maka minumlah dengan tangan kanannya, karena sesungguhnya setan makan dan minum dengan tangan kirinya. (HR. Muslim, Tirmidzi, Abu Dawud).

 

Mendahulukan Makan Daripada Sholat

Sholat adalah ibadah yang agung, karena itu sudah semestinya kekhusu’an kita hadirkan. Dalam masalah ini apabila sholat telah ditegakkan sedangkan makanan telah dihidangkan, maka selayaknya makan didahulukan, berdasarkan hadits:

 

عن عائشة عن النبي صلى الله عليه وسلم قال׃ إذا وضع العشاء، وأقيمت

الصلاة فابدأوا بالعشاء

 

Dari A’isyah ra. bahwasanya Nabi SAW bersabda: Apabila makan malam telah dihidangkan, dan sholat telah ditegakkan maka dahulukanlah makan malam. (HR. Bukhari, Muslim)

 

Mengambil Yang Terdekat

Berdasarkan hadits:

 

وكل مما يليك

Dan makanlah dari yang terdekat. (HR. Buhari, Muslim)

 

Imam Ibnu Abdil Barr berkata: “Jika dalam meja hidangan terdapat beraneka ragam makanan, maka tidaklah mengapa mengambil yang jauh sesuai selaranya”. Adapun sabda Nabi “makanlah dari yang terdekat” maksudnya jika makanan tersebut hanya satu macam saja! Demikian penafsiran ahli ilmu. Wallahu a’lam.

 

Makan Dengan Tiga Jari

Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata: “Sunnahnya adalah makan dengan tiga jari, sekalipun lebih dari tiga jari diperbolehkan”.

 

Mengambil Makanan Yang Terjatuh

Berdasarkan hadits:

 

عن جابر قال׃ قال رسول الله׃ إذا وقعت لقمة أحد كم فليأخذ ها، فليمط ما كان بها من أذى وليأكلها، ولا يدعها للشيطان

 

Dari Jabir ra. bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Apabila makanan salah seorang diantara kalian terjatuh, maka hendaklah ia mengambilnya kemudian bersihkanlah kotorannyanyang ada pada makanan tersebut lalu makanlah, dan jaganah ia meninggalkannya untuk setan. (HR. Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah).

 

Makan Dan Minum Dengan Berdiri?

Telah terjadi silang pendapat dikalangan ‘ulama tentang hukum minum dengan berdiri, karena jika ditilik dari dalil, nampaknya dalil-dalil ada yang bertentangan, ada yang membolehkan dan ada yang melarang.

 

عن أنس عن النبي أنه نهى أن يسرب الرجل قائما

 

Dari Anas ra. Dari Nabi SAW bahwasanya beliau melarang seseorang minum dengan berdiri. (HR. Muslim, Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah)

 

عن ابن عباس قال׃ سقيت رسول الله من زمزم، فسرب وهو قائم

 

Dari Ibnu Abbas ra. Dia berkata: Aku memberi minum Rasulullah SAW air zam-zam, maka beliau minum dengan berdiri. (HR. Bukhari, Muslim)

 

Pendapat yang kuat dalam masalah ini ialah dengan mengkompromikan dua dalil yang ada, kita tetapkan dalil yang melarang pada keadaannya (larangan), dan kita bawa dalil yang membolehkan pada keadaan terpaksa, semisal tempat yang sempit karena dzhohir nash menunjukkan hal itu.

 

Kesimpulannya, bahwa minum dengan berdiri dilarang! kecuali saat udzur atau terpaksa. Lalu bagaimana makan dengan berdiri?

 

عن أنس عن النبي أنه نهى أن يشرب الرجل قائما، قال قتادة׃ فقلن فالأكل،

قال׃ ذاك أشر وأخبث

 

Dari Anas ra., dari Nabi SAW bahwasanya beliau melarang seseorang minum dengan berdiri. Qotadah bertanya: “Bagaimana dengan makan?” Anas menjawab: “Hal itu lebih jelek dan lebi keji!”. (HR. Muslim, Tirmidzi)

 

Menghindari MakananYang Masi Panas

 

لا يؤكل طعام حتى يذهب بخاره

 

Dari Abu Hurairoh ra. dia berkata: Janganlah memakan makanan kecuali hingga hilang panasnya. (HR. Baihaqi).

 

Imam Ibnu Qoyyim berkata: “Termasuk petunjuk Nabi SAW bahwasanya beliau tidak makan makanan yang masih panas”.

 

Larangan Mencela Makanan

 

عن أبى هريرة قال׃ ما عاب رسول الله طعاما قط، كان إذا اشتهى شيئا أكله،

وإن كرهه تركه

 

Dari Abi Hurairah ra. dia berkata: “Tidaklah Rasulullah SAW mencela makanan, jika berselera beliau makan, jika tidak beliau tidak memakannya”. (HR. Bukhari, Muslim)

 

Makan Berjama’ah

Rasulullah bersabda:

 

فا جتمعوا على طعامكم واذكروا اسم الله عليه يبارك لكم فيه

 

Makanlah kalian dengan berjama’ah, kemudian bacalah Bismillah, niscaya keberkahan akan turun pada kalian”. (HR. Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Majah)

 

Menjilati Tangan Setelah Makan

 

عن ابن عباس قال׃ قال رسول الله׃ إذا أكل أحدكم طعاما،

فلا يمسح أصابعه حتى يلعقها أويلعقها

Dari Ibnu ‘Abbas ra. bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang diantara kalian telah makan, maka janganlah ia membesihkan tangannya hingga ia menjilati atau dijilatkan”.

 

Syaikh Al-Albani berkata: “Dalam hadits ini terdapat adab yang bagus, yaitu menjilati tangan ketika selesai makan sekalipun hal ini dianggap aib dan menjijikkan oleh mayoritas orang dewasa ini karena terpengaruh oleh adat kafir barat. Maka selayaknya bagi seorang muslim untuk berhati-hati dalam mengikuti mereka.

 

Mencuci Tangan Setelah Makan

 

عن أبى هريرة أنه قال׃ قال رسول الله׃ من نام وفى يده غمر، ولم يغسله فأصابه شيء فلا يلومن إلانفسه

 

Dari Abu Hurairah ra., telah bersabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yang tidur sedangkan ditangannya masih tertinggal sisa-sisa makanan dan tidak mencucinya, apabila tertimpa sesuatu, maka janganlah ia mencela kecuali dirinya sendiri. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

 

Membaca “Hamdallah” Ketika Selesai Makan

Banyak do’a yang diajarkan nabi ketka selesai makan, diantaranya:

 

عن أبى أمامة أن النبي كان إذا رفع ما ئدته قال׃ الحمد لله كثيرا طيبا مباركا فيه غير مكفي ولامودع ولامستغنى عنه ربنا

 

Dari Abu Umamah ra., bahwasanya Nabi SAW apabila selesai makan beliau berdo’a, yang artinya: “Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak lagi baikdan penuh berkah didalamnya, bukan pujian yang tidak mencukupi dan tersia-sia dan tidak dibutuhkan, wahai Robb kami”. (HR. Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi)

 

PENDAHULUAN

Pengertian Transaksi

Ada beberapa pengertian mengenai akuntansi, berikut ini adalah pengertian akuntansi ditinjau dari segi proses akuntansi:

Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan pelaporan transaksi-transaksi keuangan suatu organisasi dengan cara-cara tertentu yang sistematis, serta penafsiran terhadap hasilnya.

 

Transaksi Keuangan

            Obyek kegiatan akuntansi adalah transaksi keuangan suatu organisasi, yaitu: peristiwa-peristiwa suatu kejadian-kejadian yang setidak-tidaknya bersifat keuangan, misalnya: penerimaan uang, pengeluaran uang, pembelian, dan penjualan. Sedang yang dimaksud organisasi adalah badan-badan atau lembaga-lembaga yang menjalankan usaha, baik yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan maupun yang semata-mata tidak mencari keuntungan.

 

Bidang-bidang Akuntansi

1. Akuntansi keuangan, ialah akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan transaksi-transaksi perusahaan dan penyusunan laporan berkala.

2. Akuntansi pemeriksaan, ialah bidang kegiatan akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan secara bebas atas akuntansi keuangan.

3. Akuntansi biaya, ialah bidang yang menekankan pada penetapan dan kontrol biaya yang terutama berhubungan dengan biaya produksi dari suatu barang.

4. Akutansi perpajakan, ialah bidang akuntansi yang berkaitan dengan masalah perpajakan.

5. Akuntansi anggaran, ialah bidang yang kegiatannya menyajikan rencanankeuangan mengenai kegiatan perusahaan untuk jangka waktu tertentu.

 

Pihak yang Berkepentingan terhadap Informasi Akuntansi

1. Management (pengelola perusahaan), untuk mengetahui perkembangan dan kondisi perusahaan.

2. Pemilik perusahaan, untuk mengetahui perbandingan antara modal yang ditanam dengan laba yang dicapai.

3. Kreditur, untuk menilai sehat atau tidaknya kondisi keuangan.

4. Pemerintah, untuk tujuan penetapan pajak perusahaan.

5. Karyawan, untuk mengetahui perkembangan atau kemajuan perusahaannya yang berhubungan dengan kelangsungan dan kenaikan gajinya.

 

Persamaan Akuntansi

Perusahaan sebagai unit usaha yang berdiri sendiri, mempunyai kekayaan yang dapat diperoleh dari dua sumber, yaitu: (1) sumber kekayaan yang berasal dari pemilik (investor) dan (2) sumber kekayaan yang berasal dari pihak lain diluar pemilik atau yang disebut kreditur.

Kekayaan dalam istilah akuntansi dikenal dengan sebutan “AKTIVA”, sedangkan sumber kekayaan perusahaan yang berasal dari pemilik disebut “MODAL”. Istilah “HUTANG” digunakan untuk menyebutkan sumber kekayaan perusahaan yang berasal dari kreditur.

Hubungan antara wujud kekayaan (aktiva) dengan sumber kekayaan yang berupa modal dan hutang dapat dinyatakan dengan persamaan sebagai berikut:

=

Persamaan tersebut, dalam istilah akuntansi dapat dijabarkan menjadi persamaan sebagai berikut:

=

 

 

Persamaan tersebut dikenal dengan Persamaan Dasar Akuntansi, konsep persamaan dasar akuntansi penting sekali untuk dipahami, karena konsep tersebut menjadi pedoman dasar untuk proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan pelaporan transaksi keuangan suatu perusahaan.

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai penggunaan konsep persamaan dasar akuntansi, berikut ini diberikan contoh proses akuntansi suatu perusahaan dengan menggunakan persamaan dasar akuntansi.

Contoh (Persamaan dasar akuntansi):

Nona Dew pada tanggal 1 Januari 2005 mendirikan perusahaan jasa pengiriman barang (paket) antar kota. Transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama bulan Januari 2005 adalah sebagai berikut:

1. Nona Dewi menyetorkan modal ke dalam perusahaan berupa uang tunai sebesar Rp. 80.000.000,-

Analisis

Transaksi tersebut berakibat aktiva (kas) bertambah Rp. 80.000.000,- dipihak lain passiva (modal) bertambah Rp. 80.000.000,-

2. Perusahaan membeli satu buah perusahaan secara tunai dengan harga Rp. 45.000.000,-

Analisis

Transaksi ini mempengaruhi aktiva yang mengurangi kas Rp. 45.000.000,- dipihak lain perusahaan memperoleh aktiva baru berupa kendaraan seharga Rp. 45.000.000,-

3. Perusahaan mengeluarkan uang untuk membayar sewa ruang usaha sebesar Rp. 600.000,-

Analisis

Pembayaran sewa tersebut disatu sisi mengakibatkan berkurangnya aktiva (kas) Rp. 600.000,- disisi lain menambah biaya sewa. Dalam hal ini adanya tambahan biaya mengakibatkan berkurangnya modal perusahaan Rp. 600.000,-

4. Perusaahaan menerima uang dari pendapatan jasa pengiriman barang sejumlah Rp. 7.000.000,-

Analisis

Pendapatan uang dari pendapatan jasa pengiriman barang disatu sisi mengakibatkan bertambahnya aktiva (kas) Rp. 7.000.000,- dan disisi lain mengakibatkan timbunya pendapatan (jasa). Adanya tambahan pendapatan mengakibatkan bertambahnya modal perusahaan Rp. 7.000.000,-

5. Perusahaan mengeluarkan untuk biaya bahan bakar Rp. 800.000,- dan gaji pegawai sebesar Rp. 2.000.000,-

Analisis

Pembayaran biaya bahan bakar dan gaji pegawai menyebabkan berkurangnya aktiva (kas) Rp. 2.800.000,- dan bertambahnya biaya yang mengakibatkan berkurangnya modal perusahaan Rp. 2.800.000,-

6. Nona Dewi menambah setoran modalnya dengan menyetorkan uang tunai ke perusahaan sebesar Rp. 4.000.000,-

Analisis

Setoran modal Nona Dewi berupa uang tunai, kas dan modal perusahaan masing-masing bertambah dengan Rp. 4.000.000,-

7. Perusahaan memperolah kredit dari Bank berupa kendaraan sebesar Rp. 50.000.000,-

Analisis

Adanya transaksi tersebut aktiva perusahaan berupa kendaraan bertambah Rp. 50.000.000,- dilain pihak timbul hutang perusahaan kepada Bank sebesar Rp. 50.000.000,-

8. Perusahaan mengeluarkan uang untuk mengangsur hutang Bank sebesar Rp. 2.000.000,- dan untuk biaya bunga sebesar Rp. 700.000,-

Analisis

Transaksi ini mengakibatkan kas perusahaan berkurang Rp. 2.700.000,- sedangkan hutang Bank berkurang Rp. 2.000.000,- dan adanya tambahan biaya bunga (mengurangi modal) sebesar Rp. 700.000,-

9. Nona Dewi mengambil uang perusahaan Rp. 1.200.000,- untuk keperluan pribadi (prive)

Analisis

Transaksi ini mengakibatkan kas perusahaan berkurang sebesar Rp. 1.200.000,- . Pengambilan uang untuk keperluan pribadi (prive) Nona Dewi, diperlukan sebagai pengurangan modal sebesar Rp. 1.200.000,-

Transaksi tersebut jika disusun menjadi satu pengaruhnya sebagai berikut:

 

No Keterangan Harta = Hutang + Modal
Kas kendaraan Hutang Modal
1 Setoran modal berupa uang tunai 80.000.000 80.000.000
Rp. 80.000.000,-
2 Pembelian tunai kendaraan seharga -45.000.000 45.000.000
Rp. 45.000.000,-
3 Pengeluaran uang untuk biaya sewa -600.000 -600.000
Rp. 600.000,-
4 Penerimaan uang dari pendapatan jasa 7.000.000 7.000.000
pengiriman barang Rp. 700.000,-
5 Pengeluaran uang untuk biaya bahan -2.800.000 -2.800.000
bakar Rp. 800.000 & gaji Rp. 2.000.000,-
6 Tambahan setoran modal berupa uang 4.000.000 4.000.000
sebesar Rp. 4.000.000,-
7 Penerimaan kredit dari Bank berupa 50.000.000 50.000.000
kendaraan seharga Rp. 50.000.000,-
8 Pengeluaran uang untuk angsuran hutang -2.700.000 -2.000.000 -700.000
Bank Rp.2.000.000,- & bunga Rp.700.000,-
9 Pengambilan uang perusahaan untuk -1.200.000 -1.200.000
keperluan pribadi (prive) Rp. 1.200.000,-
  Saldo Akhir Bulan 38.700.000 95.000.000 48.000.000 85.700.000

 

 

BANJIR NABI NUH

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar dan mereka adalah orang-orang yang zalim. (QS. Al Ankabut: 14)

Sebagaimana Banjir Nuh itu juga dikisahkan dalam hampir seluruh kebudayaan manusia, banjir Nuh adalah salah satu dari sekian banyak contoh kisah-kisah yang paling banyak diuraikan dalam al-Qur’an. Keengganan umat Nabi Nuh terhadap nasehat dan peringatan dari Nabi Nuh, bagaimana reaksi mereka terhadap risalah Nabi Nuh, serta bagaimana peristiwa banjir selengkapnya terjadi, semuanya diceritakan dengan sangat detail dalam banyak ayat al- Qur’an.

Nabi Nuh diutus untuk mengingatkan umatnya yang telah meninggalkan ayat-ayat Allah dan menyekutukanNya, dan menegaskan kepada mereka untuk hanya menyembah Allah saja dan berhenti dari sikap pembangkangan mereka. Meskipun Nabi Nuh telah menasehati umatnya berkali-kali untuk mentaati perintah Allah serta mengingatkan akan murka Allah, mereka masih saja  menolak dan terus menyekutukan Allah.

Tentang bagaimana kejadian itu berkembang, dilukiskan dengan jelas dalam  ayat-ayat berikut: Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya. Lalu ia berkata “Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepadaNya)?“. Maka pemuka-pemuka orang yang kafir di antara kaumnya menjawab: “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu , yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu . Dan kalau  Allah menghendaki , tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar seruan (seruan yang seperti) ini pada masa nenek moyang kami yang dahulu. Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila , maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu. Nuh berdoa, “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku” .(Al-Mukminun : 23-26)

Sebagaimana dikemukakan dalam ayat-ayat tersebut, pemuka masyarakat di sekitar Nabi Nuh berusaha menuduh bahwa Nabi Nuh telah berusaha untuk munjukkan superioritasnya atas masyarakat lingkungannya, mencari keuntungan pribadi seperti status sosial, kepemimpinan dan kekayaan.

Karena itulah, Allah menyampaikan pada Rasulullah Nuh bahwa mereka yang menolak kebenaran dan melakukan kesalahan akan dihukum dengan detenggelamkan, dan mereka yang beriman akan diselamatkan.

Maka, pada saat hukuman datang, air dan aliran yang sangat deras muncul dan menyembur dari dalam tanah, yang dibarengi dengan hujan yang sangat lebat, telah menyebabkan banjir yang dahsyat. Allah memerintahkan kepada Nuh untuk “menaikkan ke atas berahu pasangan- pasangan dari setiap species, jantan dan betina, serta keluarganya”. Seluruh manusia di daratan tersebut ditenggelamkan ke dalam air, termasuk anak laki-laki Nabi Nuh yang semula berpikir bahwa dia bisa selamat dengan mengungsi ke sebuah gunung yang dekat. Semuanya tenggelam kecuali yang dimuat di dalam perahu bersama Nabi Nuh. Ketika air surut di akhir banjir tersebut, dan “kejadian telah berakhir”, perahu terdampar di Judi, yaitu sebuah tempat yang tinggi, sebagaimana yang diinformasikan oleh Qur’an kepada kita.

Studi arkeologis, geologis, dan studi historis menunjukkan bahwa insiden tersebut terjadi dengan cara yang sangat mirip dan berhubungan dengan informasi al-Qur’an. Banjir tersebut juga digambarkan secara hampir mirip di dalam beberapa rekaman atas peradaban-pertadaban masa lalu di dalam banyak dokumen sejarah, meski ciri-ciri dan nama-nama tempat bervariasi, dan “seluruh apa yang terjadi pada sebuah asbak manusia” disajikan untuk
manusia saat ini dengan tujuan sebagai peringatan.

Di samping dikemukakan dalam Perjanjian Lama, kisah tentang banjir Nuh ini diungkap dengan cara yang hampir mirip dalam rekaman-rekaman sejarah Sumeria dan Assiria-Babilonia, dalam legenda-legenda Yunani, dalam Shatapatha, Brahmana serta epik-epik dalam Mahabarata dari India, dalam beberapa legenda dari Welsh di British Isles, di dalam Nordic Edda, dalam legenda-leganda Lituania, dan bahkan dalam cerita-cerita yang berasal dari Cina.

Bagaimana mungkin bisa terjadi, cerita-cerita yang sebegitu detail dan konsisten bisa didapat dari daratan-daratan yang secara gegografis dan kultural berbeda jauh, yang saling berjauhann letaknya baik antara satu tempat dengan tempat yang lainnya, maupun dari tempat-tempat tersebut dengan tempat terjadinya banjir?.

Jawabannya sangat jelas: fakta bahwa peristiwa yang sama, yang saling berkaitan dalamberbagai rekaman sejarah berbagai bangsa tersebut, yang mana sangat kecil kemungkinannya bahwa mereka bisa saling berkomunikasi (mengingat masih rendahnya peradaban masa itu), itu semua merupakan bukti yang sangat gamblang bahwa orang-orang dari berbagai bangsa itu menerima pengetahuan tentang banjir itu dari sebuah sumber Ilahiah. Nampaknya bahwa
banjir Nuh, salah satu dari tragedi yang paling besar dan destruktif sepanjang sejarah itu, telah diriwayatkan oleh banyak Nabi yang diutus ke berbagai peradaban bangsa-bangsa dengan tujuan untuk memberikan sebuah contoh atau I’tibar. Dengan demikian bisalah dipahami dengan mudah bahwa berita tentang banjir Nuh itu tersebar dalam berbagai budaya di dunia.

Namun, di balik diriwayatkannya kejadian itu dalam berbagai budaya dan sumber-sumber ajaran berbagai agama, cerita banjir dan tragedi yang terjadi pada masa Nabi Nuh itu telah mengalami perubahan yang cukup banyak dan telah terpendar dari kisah aslinya dikarenakan kepalsuan berbagai sumber ceritanya, pemindahan cerita dengan cara yang tidak benar, atau bahkan mungkin dikarenakan memang sengaja dilakukan untuk suatu tujuan-tujuan yang tidak baik. Riset menunjukkan bahwa, di antara sekian banyak riwayat tentang banjir Nuh yang secara mendasar masih berkaitan namun dengan berbagai perbedaan, satu-satunya penggambaran (periwayatan) yang paling konsisten hanya satu, yakni di dalam al-Qur’an